fbpx

Cellica Belum Dipastikan Diusung Golkar Karawang, Ini Penjelasan Bappilu

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Karawang, Cepyan Lukmanul Hakim. (Foto : Latif/Praja).

KARAWANG-DPD Partai Golkar Karawang tidak diwajibkan membuka penjaringan terbuka jika dalam penjaringan tertutup sudah ada lima kader Golkar yang menyatakan maju ikut kontestasi Pilkada Karawang 2020.

“Bila usulan internal minimal ada lima bakal calon (balon), maka DPD Golkar tidak harus membuka penjaringan untuk menerima pendaftaran dari luar kader. Tapi jika kurang dari lima balon, maka Tim Penjaringan akan membuka pendaftaran untuk luar kader,” kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Karawang, Cepyan Lukmanul Hakim, kepada Prasastijabar.com, Senin (2/12/2019).

“Hal ini dilakukan karena amanat dalam Juklak Nomor 6 Tahun 2016, balon yang akan direkomendasikan oleh DPD Golkar Kabupaten minimal 5 dan maksimal 10 balon,” timpal Cepyan.

Baca juga : Golkar Karawang Siap Berkoalisi Dengan Empat Syarat

Cepyan menjelaskan, proses penjaringan balon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung oleh Partai Golkar, baru memasuki tahap persiapan-persiapan teknis belum masuk ke tahapan usulan.

Lebih lanjut Cepyan menegaskan, sesuai Juklak Pilkada dari DPP Partai Golkar Nomor 6 tahun 2016, penjaringan akan dimulai dengan mendengar da menampung aspirasi atau usulan dari Pengurus Kecamatan (PK) dan hasta karya.

“Masing-masing boleh mengusulkan maksimal dua nama balon Bupati atau Wakil Bupati. Usulan itu kemudian diajukan kepada Tim Penjaringan, selanjutnya Tim Penjaringan akan memverifikasi balon yang diusulkan itu,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata mantan ketua FPI Karawang ini, hasil verifikasi Tim Penjaringan akan disampaikan dalam Rapat Pleno DPD Golkar Karawang yang diperluas atau rapat pleno yang melibatkan seluruh unsur di DPD Golkar Karawang dan seluruh PK serta hasta karya.

Baca juga : Mulyono Isyaratkan Golkar Bakal Berkoalisi Dengan Demokrat di Pilkada Karawang 2020

“Mengenai keputusan siapa yang akan diusung oleh Partai Golkar ditetapkan oleh DPP Partai Golkar. Karena DPD Golkar Karawang dan DPD Golkar Jabar hanya merekomendasikan saja,” ujarnya.

Namun Cepyan optimis, nama yang akan diputuskan oleh DPP adalah salah satu dari nama-nama yang diusulkan oleh DPD Golkar Karawang.

“Jika Cellica tidak diusulkan, maka dipastikan Cellica tidak akan diusung PartaiGolkar. Jadi, saat ini siapapun tidak berwenang menetapkan calon dari Golkar, karena tahapan mekanismenya masih berjalan,” tutupnya. (red).

Baca juga

Leave a Comment