Fordas Cilamaya Berbunga Desak DPRD Jabar Bentuk Pansus Sungai Cilamaya

BANDUNG – Fordas Cilamaya Berbunga mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) Sungai Cilamaya. Hal itu agar ada fokus dari wakil rakyat di tingkat provinsi untuk menyelesaikan masalah pencemaran Sungai Cilamaya yang telah berlangsung sangat lama.

Ketua Presedium Fordas Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz mengatakan, masalah pencemaran Sungai Cilamaya sudah saatnya ditangani secara serius oleh DPRD Jabar. Apalagi, masalah ini telah berlangsung selama belasan tahun.

“Kami Mendesak Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat untuk membentuk Pansus Sungai Cilamaya sebagai bentuk pengawasan yang menyeluruh terkait pencemaran dan penanganan,” tegas dia, saat hearing bersama Komisi IV DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Rabu (27/11/2019).

Baca juga : Tiga Kades di Subang Dukung Fordas Cilamaya Berbunga

Ia mengungkapkan, keinginan Komisi IV untuk melibatkan Fordas Cilamaya Berbunga dalam penanganan Sungai Cilamaya merupakan langkah yang tepat. Sebab, selama ini Fordas Cilamaya Berbunga merupakan salah satu yang konsisten berjuang untuk menyelesaikan masalah pencemaran Sungai Cilamaya.

“Kami sambut baik keinginan Komisi IV (DPRD Jabar) yang menginginkan Fordas Cilamaya Berbunga untuk dilibatkan dalam penanganan Sungai Cilamaya,” ungkap dia.

Selain itu, lanjut dia, aktivasi Satgas Sungai Cilamaya sebagai bagian solusi yang pernah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil harus disegerakan. Tentunya, hal ini harus dibarengi dengan penindakan tegas terhadap industri yang kedapatan membuang limbah ke Sungai Cilamaya berdasar fakta dan data dengan ketentuan yang berlaku serta melakukan revitalisasi terhadap DAS Cilamaya.

Baca juga : Pertegas Kawal Rehabilitas Sungai Cilamaya, Fordas Cilamaya Berbunga Putuskan Empat Sikap

“Kami juga meminta agar segera dilaksanakan Permen 93 tahun 2018, terkait dengan pemasangan alat pemantauan kualitas air limbah yang dibuang ke sungai, harus dipasang continue, otomatis dan online. Namanya Sparing bagi perusahaan,” tandas dia.(zak)

Baca juga

Leave a Comment