fbpx

Sakit Parah Namun Tak Punya Biaya, Arya Dirawat di Rumah

CIANJUR – Arya Tanjung (2) Warga Desa Majalaya Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur mengidap penyakit menginitis dan TBC membuat tubuhnya semakin kurus. Namun karena keterbatasan biaya kini Arya hanya dirawat di rumahnya.

Anak kedua dari pasangan Sanuri (40) dan Kartika Septiana (28) itu kini hanya bisa tertidur lemas di atas kasurnya. Karena penyakit menginitis dan TBC yang dideritanya.

Kartika, Ibu Arya Tanjung menjelaskan, anaknya mulai menderita sakit sejak usia 20 bulan. Semula Arya mengalami demam tinggi dan diare. Namun anak tersebut sempat mengalami kejang lantaran suhu tubuh yang tak kunjung menurun.

“Saya langsung bawa ke bidan, tapi kata bidan harus dirujuk ke rumah sakit. Makanya langsung saya bawa ke rumah sakit hari itu juga, sekitar Juni 2019. Dari hasil pemeriksaan katanya menginitis dan TBC,” tuturnya, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, Arya saat itu mengalami koma sehingga di rawat di HCU, RSUD Cianjur. Arya dirawat selama 16 hari, namun kesadarannya berlangsung membaik sehingga dialihkan ke ruang isolasi.

“Setelah 40 hari dirawat Arya pun dibawa pulang, karena biaya rumah sakit semakin membengkak yang mencapai sebesae 16 juta lebih, karena saat itu tidak memiliki jaminasi kesehatan yang disediakan oleh pemerintah,” ucapnya.

Kondisi kesehatan Arya selama dirawat di rumahnya terus memburuk, bahkan kini beratnya hanya mencapai 7 kilogram, padahal mencapai 12 kilogram.

“Selama ini makanan dan minuman terpaksa harus domasukan melalui hidung agar pasokan gizi sehari-harinya bisa dikonsumsi oleh anak kedua saya,” katanya.

Dirinya menambahkan, rencananya Arya akan kembali dirawat di rumah sakit dan pembiayaannya akan ditanggung oleh pemerintah daerah. Namun pihak keluarga harus mengurus terlebih dulu administrasi kependudukan, mengingat domisili dari orangtua Arya belum dipindah dari Depok ke Cianjur.(zie/zak)

Baca juga

Leave a Comment