fbpx

Tunggu Aturan Sah, Air Mancur Sri Baduga Bakal Tarik Retribusi

PURWAKARTA – Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta tengah menunggu hasil evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dari Direktorat Produk Hukum Daerah Kemendagri soal retribusi Taman Air Mancur Sri Baduga. Jika raperda sudah disahkan maka akan ada peningkatan PAD dari sektor pariwisata.

Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, Air Mancur Taman Sri Baduga yang berada di kawasan Situ Buleud ini menjadi salah satu destinasi wisata yang mampu menyedot para wisatawan dalam mau pun luar Purwakarta.

“Kami berharap akhir tahun ini hasil evaluasinya sudah selesai dan segera bisa disahkan oleh DPRD Purwakarta,” kata Heri, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: Tembus 5,155 Pelamar, Perempuan Dominasi Formasi CPNS Purawkarta

Menurut Heri, selama ini Taman Air Mancur Sri Baduga dioperasikan setiap sabtu malam, satu kali tayang mampu menarik sekitar 12 ribu wisatawan. Artinya, dalam satu bulan tidak kurang dari 48 ribu pengunjung. Sementara dalam satu tahun Taman Air Mancur Sri Baduga mampu mendatangkan 576 ribu pengunjung.

“Jika diberlakukan besaran retribusi Rp10.000 per satu pengunjung orang dewasa misalnya, maka dalam satu tahun Taman Air Mancur Sri Baduga menyumbang Rp5,76 miliar PAD,” ujar dia.

Baca Juga: Permintaan Dispensasi Pernikahan Anak Dibawah Umur Meningkat Drastis

Hasil dari retribusi itu nantinya dapat digunakan untuk perawatan dan penunjang kebutuhan lain Taman Air Mancur Sri Baduga yang selama ini memerlukan biaya cukup besar. Sehingga ke depan dapat memangkas pengeluaran APBD.

Tak hanya penetapan PAD Air Mancur Sri Baduga, raperda tersebut juga menjadi legal standing bagi penetapan besaran retribusi kunjungan museum diorama yang ada di Purwakarta. Antara lain Bale Panyawangan Diorama Tatar Sunda, Diorama Nusantara, Bale Indung Rahayu, dan Galeri Wayang.(wes/zak)

Baca juga

Leave a Comment